Posts

Showing posts from April, 2026

Tak Pernah Penuh Maupun Kosong

Begitu ringan dulunya, hingga dalam tas keranjang belanja bak persembunyian Ratusan meter ditentengnya Kadang berganti dari kanan ke kiri Tak terasa hingga tiap pagi selalu berpisah Walau sore selalu waktu yang pas untuk bertemu Selalu bosan yang kadang memenuhi Padahal itu tak akan pernah terulang lagi Lebih dari sedekade kita tak bersama Sudah terlalu jauh kaki ini melangkah Sudah penuh yang telah kau berikan Walau pasti kau selalu merasa kantongmu masih penuh Baru sekang diriku bergumam- Apakah semenjak menjadi pahlawan dirinya tidak pernah hidup untuk dirinya sendiri? Dalam setiap perbincangan selalu ada yang dikhawatirkannya dan entah mengapa tak pernah benar-benar kutenangkan Dalam kondisi menyapa saja sulit baginya Aku begitu jauh darinya Hanya diirku yang remaja dulu menjadi temannya Saat pundak ini mulai siap untuk menggandengnya hanya kedipan mata yang selalu diberikannya Bungsunya yang sudah sewindu tak bersamanya yang tiba-tiba telah sangat besar pastilah sangat dirindukann...

Sang Peniup Suling

  Berita ini sudah menyebar jauh melintasi cakrawala Tak terbendung tak tertahan, bahkan hati paling kecil pun sudah sadar akan semuanya Seorang bedebah yang diselimuti sempurna dengan keparat Bercanda walau dengan yakin bahwa dialah penyanyi utamanya Pernah dulu bertanya mengapa dia begitu keras ketika berkata? Mengapa dia harus selalu didengar? Kenapa dia bertindak seperti itu? Siapa yang selalu salah di depan matanya? Apa yang dipikirkannya ketika menggelegar seperti itu? Apakah dia pernah berpikir efek dari durjananya itu? Bagaimana dia menjadi seperti itu? Atau apakah seluruh karat sudah membuatnya menjadi seorang pemain suling? Mata ke mata pasti akan selalu bersua Padam yang terlihat dalam kilat hitam berpantulkan cahaya remang Kesana kemari membusungkan dada yang paling hebat Seolah akan membesar semua kebanggan mu itu Tujuh puluh sembilan tak kurang dan tak lebih Kata orang “apakah dengan mengabaikan saja akan membuatmu tidak menjadi bedebah berikutnya?” Entahlah tapi berd...