Nyata Jilid I

Selama 6 tahun lebih kita berjalan jauh, 
Kecil benar betisnya, hingga kita tak pernah membayangkan bahwa kita sudah melewatinya.
Dalam jalan berbatu yang siap menunjam ke dalam kaki
Yang selalu nyeri saat kita terbirit-biri berlari.

Pernah dulu dahaga selalu menemani kita,
Juga bersama pedih yang kian menusuk di dasar pusar
Bimbang dalam berkata, tapi peluh yang membasuh
Sirna sekilas saat kita sudah lari di jalan setapak

Bersambung.....

Comments

Popular posts from this blog

Tentang kekurangan dan semuanya